Be an Ordinary Person with Extraordinary Personality
Tampilkan postingan dengan label membaca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label membaca. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Januari 2009

Akhir Perjalanan


Maafkan jika khilaf ini,

Belum mampu membaca kaidah nurani

Belum mampu membaca sang rasa

Yang masih ingin selalu memuji

Namun, sungguh

Aku telah mencari

Di mana pelabuhan hati

Di mana perapatan perahu

Yang kudayung ini

Sungguh,

Aku telah mencari cermin di lautan itu

Agar aku mampu

Melihat bayang sang mentari

Sebagai penunjuk sang waktu

Sampai aku tahu

Dimana tepian kenisbian

Agar mampu kutemukan

Jalan keluar dari kefanaan

Sehungga kudapat sebuah kepastian

Tentang akhir perjalanan

Selasa, 18 November 2008

IQRA'

Ketika mendengar pertanyaan, “mengapa Allah swt memulai Al- Qur’an dengan kata iqra’ ?” Lantas apa jawaban yang ada di benak kita sekalian? Akankah selama ini kita sempat berpikir bahwa dibalik kata iqra’ ada sejuta makna yang tersirat. Sungguh dari sini saja kita mampu menganalisis tentang perintah Allah untuk mencari ilmu. Iqra’, ‘bacalah!’. Mungkin selama ini kita belum berpikir, atau sudah berpikir namun belum sempurna, ya layaknya pepatah yang mengatakan ‘tiada gading yang tak retak’ yang saya rasa hanya digunakan untuk menutupi kekurangan seseorang.
Tentang membaca. Mengapa membaca? Karena membaca adalah suatu pekerjaan yang membedakan kita dari makhluk lain. Membaca menunjukkan bahwa kita, manusia, mempunyai akal dan budi. Bukankah begitu?