malam semakin sepi tanpa gumamnya lagi
seperti sekeping compact disk yang tak bisa diputar lagi
hening, sepi
hanya ada aku dan semua pikiranku
sekedar pikiranku
terbersit sedikit makana akan arti kehilangan
makna yang seketika muncul
seperti sikat gigi yang tak bisa tenggelam di dalam bak mandi
makana itu adalah rasa
tak lagi melayang
karena itu terlalu jauh
hanya bisa mengapung, sendiri
sampai suatu waktu kutahu
bahwa kau tak bergumam lagi
Tampilkan postingan dengan label bisu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisu. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Februari 2009
Biarkan Aku Mengoceh Pada Sisi Ketidakberdayaanku
Apa saat ini kau tak bisa lagi untuk kuajak berbagi?
telingamu tak mau lagi mendengar keluhku
matamu tak lagi berbinar dan sendu maknai tangisku
tanganmu tak mau lagi menggenggam pedihku
kau benar-benar pergi meninggalkan jejak di belakangmu
padahal, aku ingin kau memelukku sejenak
membiarkan aku mengoceh pada sisi ketidakberdayaanku
namun kau meninggalkanku dengan kebisuan
sama seperti diriku yang mencintaimu dalam bisu
atau ada rencana lain yang ingin kau sisakan untuk esok hari?
agar pertemuan kita lebih bermakna?
telingamu tak mau lagi mendengar keluhku
matamu tak lagi berbinar dan sendu maknai tangisku
tanganmu tak mau lagi menggenggam pedihku
kau benar-benar pergi meninggalkan jejak di belakangmu
padahal, aku ingin kau memelukku sejenak
membiarkan aku mengoceh pada sisi ketidakberdayaanku
namun kau meninggalkanku dengan kebisuan
sama seperti diriku yang mencintaimu dalam bisu
atau ada rencana lain yang ingin kau sisakan untuk esok hari?
agar pertemuan kita lebih bermakna?
Jumat, 28 November 2008
Aku Mencintaimu Dalam Bisu
Aku mencintaimu dalam bisu
Karena kata tak lagi bermakna
Aku mencintaimu dalam bisu
Karena makna tak lagi berarti
Aku mencintaimu dalam bisu
Karena arti kucari dari kebisuan itu
Aku mencintaimu dalam bisu
Karena kutahu kau menghendaki itu
Aku mencintaimu dalam bisu
Karena kutahu bersuara bukanlah hakku
Aku mencintaimu dalam bisu
Karena kutahu diam itu jawabmu
Aku mencintaimu dalam bisu
Dalam keterpaksaan untuk tak berbicara
Aku mencintaimu dalam bisu
Di tengah kebimbangan akan nuraniku
Aku mencintaimu dalam bisu
Meski hatiku berkata “Aku Mencintaimu”
Tapi aku tetap mencintaimu dalam bisu
Langganan:
Komentar (Atom)